Rahasia Ketenangan Hati


Dirinya dikelilingi cinta, pasangan, sahabat, kerabat, keluarga. Takkan ada satu malam pun ia merasa sendiri, sejuta kasih sayang dan perhatian yang ia miliki. Betapa beruntungnya, ia pasti bahagia.

Dirinya dititipi kegelimangan harta, apapun yang diinginkannya, amat mudah menjadi miliknya. Betapa beruntung, ia pasti bahagia.

Dirinya bertubuh cantik, sehat bugar nan idaman, pasti nyaman sekali menjalani hari tanpa keluhan, betapa beruntung, ia pasti bahagia.

Dirinya memiliki segudang prestasi, belajar yang bagus, akademis yang bagus, satu persatu seluruh mimpinya ia capai, karirnya begitu sempurna hingga ia begitu dihormati betapa beruntung, ia pasti bahagia.

Dahulu aku bermimpi untuk memiliki itu semua. Hal-hal yang kelihatannya membuatku bahagia tapi hari demi hari, aku mempelajari;

Mengenal manisnya cinta mesti sepaket pula dengan pahitnya patah hati. Mengenal keberlimpahan mesti sepaket pula ketika saatnya Allah sedikitkan. Mengenal nyamannya sehat mesti sepaket pula ketika saatnya diuji sakit. Menuju sebuah mimpi mesti sepaket pula dengan segala lelah diperjalanannya.

Cinta, harta, kesehatan, kesuksesan, kalau memang itu semua sumber kebahagiaan, mengapa kepahitan mesti selalu bersamaan dengannya? Apa benar ketika mencapai itu semua, hidup akan terasa sempurna? Mengapa banyak pula diluar sana yang memiliki semua tapi tetap memilih mengakhiri hidupnya?

Kalau memang harus sukses baru bahagia, mengapa ada pula seseorang yang biasa saja tapi begitu bahagia?

Mengapa para kekasih Allah bisa tetap tersenyum bahkan ketika ujian luar biasa berat sedang dihadapinya? Mereka memiliki sesuatu yang amat mahal yaitu ketenangan hati. Tak semua orang dapat memilikinya. Bahkan bagi para kekasihnya, kesenangan dan kepahitan di dunia terasa sama saja karena, ia memiliki ketenangan dalam jiwaNya. Ia memiliki keyakinan, bahwa apapun yang ditakdirkan olehnya pastilah terbaik.

Ya, kurasa inilah kebahagiaan hakiki yang aku impikan. Yakinlah, sedikit atau banyak rezeki yang Allah titipkan pada kita, sulit atau mudah ujian yang sedang kita hadapi, ketika Allah karuniakan ketenangan hati, takkan pernah kita merasa kurang, takkan pernah kita merasa berat, takkan pernah kita merasa sendiri karena kebahagiaan itu telah bersemayam di dalam hati.

‎‫الَّذِينَ آمَنُوا وَتَظمين قُلُوبُهُم بِذِكرِ اللهِ إِلَّا بِذِكْرِ اللَّه ِ تَظمَينُ القُلُوبُ‬‎

"Yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.

Tugas kita hanyalah satu, perbanyak dan terus menerus mengingat Nya. Dzikrullah... There's no other way... Setelah itu, biarkan Allah yang selalu menanamkan ketenangan dalam hati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hitam Putih Zaman Putih Abu-abu

Beautiful in White