Rahasia Ketenangan Hati

Gambar
Dirinya dikelilingi cinta, pasangan, sahabat, kerabat, keluarga. Takkan ada satu malam pun ia merasa sendiri, sejuta kasih sayang dan perhatian yang ia miliki. Betapa beruntungnya, ia pasti bahagia. Dirinya dititipi kegelimangan harta, apapun yang diinginkannya, amat mudah menjadi miliknya. Betapa beruntung, ia pasti bahagia. Dirinya bertubuh cantik, sehat bugar nan idaman, pasti nyaman sekali menjalani hari tanpa keluhan, betapa beruntung, ia pasti bahagia. Dirinya memiliki segudang prestasi, belajar yang bagus, akademis yang bagus, satu persatu seluruh mimpinya ia capai, karirnya begitu sempurna hingga ia begitu dihormati betapa beruntung, ia pasti bahagia. Dahulu aku bermimpi untuk memiliki itu semua. Hal-hal yang kelihatannya membuatku bahagia tapi hari demi hari, aku mempelajari; Mengenal manisnya cinta mesti sepaket pula dengan pahitnya patah hati. Mengenal keberlimpahan mesti sepaket pula ketika saatnya Allah sedikitkan. Mengenal nyamannya sehat mesti sepaket pula ketika saatnya...

Kamu Single Atau Jomblo




"Being single doesn't mean you are weak, it means you are strong enough to wait for what you really deserve." —Aldilla Darma.

Buat yang sekarang lagi "sendiri" tak jarang status jomblo atau single kerap menghampiri bahkan kata jomblo yang sering diiringi dengan kata lain semisal jomblo ngenes dan sebagainya. Mereka yang sedang tidak berpacaran secara umum terbagi menjadi dua, jomblo dan single. Jomblo dan single adalah sebuah fase kehidupan. Siapapun pasti pernah merasakannya, hanya saja dengan berbagai alasan tertentu ada yang dibilang jomblo dan ada yang mengaku single.

Dimana menurut sebagian orang, jomblo identik dengan nasib, sedangkan single biasanya dianggap dengan prinsip. Berbeda meskipun intinya sama yaitu sama-sama sendiri. Namun banyak pembelaan dari para jomblo bahwa jomblo itu bukan nasib, jomblo itu bukan suatu aib, jomblo itu tidak hina tetapi jomblo itu mulia.

Tak perlu memperdebatkan antara jomblo dan single, karena masih ada yang lebih penting dari sekedar memikirkan perbedaan antara jomblo dan single yaitu bagaimana caranya meskipun kita masih sendiri tapi punya kualitas diri. Karena banyak yang mengaku jomblo mulia tapi ngga jauh beda dengan jomblo biasa. Banyak yang mengaku jomblo mulia tapi sholatnya bolong-bolong, ngajinya males, jarang ke masjid, males meng-upgrade diri, kemudian ujung-ujungnya minta jodoh yang sholeh atau sholeha. Situ waras gak sih?

Sebenarnya jomblo memiliki banyak keuntungan yaitu seorang jomblo tidak direpotkan dengan urusan lain selain urusan yang berhubungan dengan dirinya sendiri. Oleh karena itu buat para jomblo jangan berkecil hati, justru dengan statusmu yang sekarang, kamu berada pada kondisi yang jauh lebih baik dibandingkan dengan orang yang menjalin hubungan sebelum halal.

Karena sendiri dalam keimanan jauh lebih berarti. Sendiri dalam kebaikan jauh lebih terhormat. Sendiri dalam keimanan jauh lebih bernilai daripada single tanpa iman. Kita akan memiliki kendali sendiri atas perasaan dan pikiran kita bukan malah menjadi budak perasaan. Kita akan menjadi pribadi yang merdeka. Namun kenyataannya sering kita temui generasi muda atau anak muda yang masih terjajah dalam penantian dan kesendirian yang sering khawatir dan takut akan rezeki, jodoh, dan lain-lain sehingga membuat mereka tidak produktif.

Mungkin bagi yang sudah lama menjalani hidup sebagai seorang jomblo (maaf yang tanpa keimanan), mungkin dia akan merasakan penderitaan dalam menjalani hari demi hari. Penderitaan di bully, diremehin, dicemo'oh, dibuat iri sama teman yang sudah berpasangan dan masih banyak lagi. Tapi jika seseorang menjalani hidup sebagai seorang jomblo mulia, dia ngga akan menganggap itu sebagai penderitaaan, melainkan sebagai sebuah perjuangan.

Sebab menjadi jomblo mulia adalah sebuah perjalanan panjang dalam penantiannya dan tidaklah mudah. Penuh dengan ujian. Butuh motivasi. Dimana dalam penantiannya tidak hanya berdiam diri, tidak hanya pasrah dengan keadaan tanpa memperbaiki diri dalam penantian. Menjadi jomblo mulia harus siap menjadi pribadi yang unggul, siap mentaati dalam ketaatan agar dipertemukan dengan pasangan yang terbaik kelak.

Buat yang menanti kedatangan jodoh tanpa melalui proses pacaran memang butuh kesabaran, sikap memantaskan diri dan juga tahan uji atas sindiran banyak orang. Sebab, status jomblo memang rawan mendapat bully-an. Seorang jomblo yang memilih tidak berpacaran hingga halal, sejatinya lebih mulia daripada yang berusaha mendapatkan jodoh dengan jalan pacaran. Inilah yang dinamakan penantian terindah. ^^

Jadi jangan khawatir jika kini kamu masih sendiri, ketika datang waktu yang tepat, Allah akan memberimu hadiah melalui jalan yang tidak disangka sangka. Allah tengah menjagamu untuk pasangan yang hebat nanti. Bertahan dalam kesendirian bukan berarti kamu lemah, tapi ini berarti kamu kuat untuk menanti yang benar-benar pantas untukmu.

Dan jika Allah membuatmu menunggu, bersiaplah untuk mendapatkan lebih dari apa yang kamu minta. Jadi kalau sampai detik ini masih menanti sang penggenap bisa jadi ada bagian diri yang masih belum siap. Mungkin masih ada kebahagian orang tua yang masih belum tercipta, mungkin masih ada impian yang harus kamu kejar atau bisa jadi masih ada kebaikan-kebaikan yang masih harus kamu selesaikan.

Hingga Allah berkata, "Sekaranglah waktu yang tepat untuk separuh agamamu menjadi lengkap"

Jadi berprasangka baik kepada-Nya karena setiap episode-Nya memiliki kisah sederhana meski skenario masih tersimpan sebagai rahasia, hingga tidak pernah menduga do'a dan waktu akan memainkan perannya. Karena tak selamanya kita berpuasa. Waktu itu pasti akan datang. Tugas kita hanya mengisi waktu dengan kerja keras, kesabaran, keikhlasan dan pemantasan, karena akan ada masanya kamu memetik buah manis dari kepasrahan dan kesabaranmu.

Semangat ya buat para jomblo... semangat juga yang penantian. ^^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hitam Putih Zaman Putih Abu-abu

Rahasia Ketenangan Hati

Beautiful in White