Rahasia Ketenangan Hati

Gambar
Dirinya dikelilingi cinta, pasangan, sahabat, kerabat, keluarga. Takkan ada satu malam pun ia merasa sendiri, sejuta kasih sayang dan perhatian yang ia miliki. Betapa beruntungnya, ia pasti bahagia. Dirinya dititipi kegelimangan harta, apapun yang diinginkannya, amat mudah menjadi miliknya. Betapa beruntung, ia pasti bahagia. Dirinya bertubuh cantik, sehat bugar nan idaman, pasti nyaman sekali menjalani hari tanpa keluhan, betapa beruntung, ia pasti bahagia. Dirinya memiliki segudang prestasi, belajar yang bagus, akademis yang bagus, satu persatu seluruh mimpinya ia capai, karirnya begitu sempurna hingga ia begitu dihormati betapa beruntung, ia pasti bahagia. Dahulu aku bermimpi untuk memiliki itu semua. Hal-hal yang kelihatannya membuatku bahagia tapi hari demi hari, aku mempelajari; Mengenal manisnya cinta mesti sepaket pula dengan pahitnya patah hati. Mengenal keberlimpahan mesti sepaket pula ketika saatnya Allah sedikitkan. Mengenal nyamannya sehat mesti sepaket pula ketika saatnya...

Heroik Hotel Majapahit



Hotel Yamato atau sekarang dikenal dengan nama Hotel Majapahit. Di hotel ini terjadi sejarah insiden perobekan bendera Belanda (Merah-Putih-Biru) menjadi bendera Indonesia (Merah-Putih) yang terjadi pada tanggal 19 September 1945, yang didahului oleh gagalnya perundingan antara Sudirman (residen Surabaya) dan Mr. W.V.Ch Ploegman untuk menurunkan bendera Belanda. Hal itu memicu kemarahan para pemuda Surabaya atau arek-arek Suroboyo. Mereka menilai Belanda telah menghina kedaulatan Indonesia dan melecehkan gerakan pengibaran bendera Merah Putih yang sedang berlangsung di Surabaya.

Sehingga arek-arek Suroboyo pun meradang dan melakukan perlawanan. Akibatnya beberapa tokoh Surabaya gugur dan sejumlah orang Belanda juga tewas dihajar arek-arek Suroboyo. Orang Belanda ini pun dipukul mundur setelah ribuan warga Surabaya berdatangan untuk membantu kawan-kawannya. Saat itu pula, tangga-tangga dari bambu diambil untuk naik ke tiang tertinggi hotel, bahu-membahu menaiki tempat pengibaran bendera untuk merobek bendera berwarna biru hingga akhirnya menyisakan bendera Merah Putih yang tetap berkibar. Itulah semangat nasionalisme arek-arek Suroboyo untuk selalu berjuang dan tidak pernah menyerah.

Sedikit bonus dariku ini, berapa persen kemiripannya jika disandingkan dengan foto aslinya... hehe ^^




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hitam Putih Zaman Putih Abu-abu

Rahasia Ketenangan Hati

Beautiful in White