Rahasia Ketenangan Hati

Gambar
Dirinya dikelilingi cinta, pasangan, sahabat, kerabat, keluarga. Takkan ada satu malam pun ia merasa sendiri, sejuta kasih sayang dan perhatian yang ia miliki. Betapa beruntungnya, ia pasti bahagia. Dirinya dititipi kegelimangan harta, apapun yang diinginkannya, amat mudah menjadi miliknya. Betapa beruntung, ia pasti bahagia. Dirinya bertubuh cantik, sehat bugar nan idaman, pasti nyaman sekali menjalani hari tanpa keluhan, betapa beruntung, ia pasti bahagia. Dirinya memiliki segudang prestasi, belajar yang bagus, akademis yang bagus, satu persatu seluruh mimpinya ia capai, karirnya begitu sempurna hingga ia begitu dihormati betapa beruntung, ia pasti bahagia. Dahulu aku bermimpi untuk memiliki itu semua. Hal-hal yang kelihatannya membuatku bahagia tapi hari demi hari, aku mempelajari; Mengenal manisnya cinta mesti sepaket pula dengan pahitnya patah hati. Mengenal keberlimpahan mesti sepaket pula ketika saatnya Allah sedikitkan. Mengenal nyamannya sehat mesti sepaket pula ketika saatnya...

Ketika Mereka Menyisihkanmu



Apa yang kamu lakukan ketika mereka menyisihkanmu? Kalau aku sih cuekin ajah, cukup melakukan apa yang aku sukai. Dibuat simpel ajah. Ketika aku tersisihkan, aku bermain dengan hobiku, aku menggambar. Karena menggambar adalah caraku mengekspresikan perasaanku. Karena menggambar adalah caraku berkomunikasi pada mereka yang aku tuangkan dalam bentuk-bentuk goresan tanganku. Karena menggambar adalah caraku berteman dengan sepiku. Kesepian membantuku menemukan diriku, menemukan duniaku, menemukan passionku, menemukan hal-hal baru, hobi baru, menemukan yang aku suka dan menjadikannya sebagai pekerjaan. Seperti menggambar hal-hal seperti ini.

Terkadang orang-orang bilang aku anti sosial, hikikomori. Padahal sebenarnya aku ingin berteman tapi setiap kali aku memulai pertemanan, aku merasa tersisihkan, aku selalu ditinggalkan. Mereka pergi ketika menemukan teman baru, sesuatu yang baru, lalu kembali ketika mereka kesepian dan butuh. Jujur, aku benci itu. Jadi sebelum aku ditinggalkan lagi, aku menjaga jarak, berusaha menjauh. Aku gak ingin menyakiti mereka karena aku tau betapa perihnya ditinggalkan.

Cukup berteman dengan rasa sepiku. Lebih banyak waktu sendiri untuk mengembangkan potensiku. Sejatinya kesepian mengajarkanku makna hidup bahwa kita ini sendirian. Lahir sendiri. Berjuang sendiri. Matipun sendiri. Aku gak mau bergantung pada cinta dan orang lain yang kemudian tersakiti dan tersakiti lagi. Toh, hidupku bukan untuk mereka, tapi hidupku untuk Allah yang telah memberiku kehidupan.

Mungkin kalau aku gak pernah menjadi introvert yang kesepian, mungkin aku gak akan pernah bisa menuliskan kisah ini untukmu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hitam Putih Zaman Putih Abu-abu

Rahasia Ketenangan Hati

Beautiful in White