Rahasia Ketenangan Hati

Gambar
Dirinya dikelilingi cinta, pasangan, sahabat, kerabat, keluarga. Takkan ada satu malam pun ia merasa sendiri, sejuta kasih sayang dan perhatian yang ia miliki. Betapa beruntungnya, ia pasti bahagia. Dirinya dititipi kegelimangan harta, apapun yang diinginkannya, amat mudah menjadi miliknya. Betapa beruntung, ia pasti bahagia. Dirinya bertubuh cantik, sehat bugar nan idaman, pasti nyaman sekali menjalani hari tanpa keluhan, betapa beruntung, ia pasti bahagia. Dirinya memiliki segudang prestasi, belajar yang bagus, akademis yang bagus, satu persatu seluruh mimpinya ia capai, karirnya begitu sempurna hingga ia begitu dihormati betapa beruntung, ia pasti bahagia. Dahulu aku bermimpi untuk memiliki itu semua. Hal-hal yang kelihatannya membuatku bahagia tapi hari demi hari, aku mempelajari; Mengenal manisnya cinta mesti sepaket pula dengan pahitnya patah hati. Mengenal keberlimpahan mesti sepaket pula ketika saatnya Allah sedikitkan. Mengenal nyamannya sehat mesti sepaket pula ketika saatnya...

Buat Apa Kuliah???




Dear yang suka nyinyirin gelar sarjana seorang perempuan, tolong dibaca biar mulutmu gak sembarangan ngomong!!

BUAT APA KULIAH?

Buat apa kuliah, kalau ujung-ujungnya nikah dan ikut suami juga? 

Eh, lihat dulu dong, aku nikah sama siapa, kamu nikah sama siapa, kan gitu? Aku nikah sama orang yang berpendidikan, kamu nikah sama orang modal preman pasar, misalnya.

Buat apa kuliah, kalau ujung-ujungnya jualan online juga. 

Eh, ntar dulu, cara jualanku gimana, cara jualanmu gimana, kan gitu? Apa yang aku jual, apa yang kamu jual.

Buat apa kuliah, kalau ujung-ujungnya ngurus anak juga.

Lihat dulu, attitude anakku gimana, attitude anakmu gimana. Pendidikan anakku gimana, pendidikan anakmu gimana. Akhlak anakku gimana, akhlak anakmu gimana.

Buat apa kuliah, kalau ujung-ujungnya ke dapur juga.

Emang selama ini kamu masak di loteng? Di jalan raya? Lihat dulu dapurku gimana, dapurmu gimana. Cara mengolah masakanku gimana, cara mengolah masakanmu gimana.

Kuliah memang gak  menjamin kita sukses bro, tapi kuliah mampu menjadikan kita pribadi yang merdeka dan berbahagia. Lebih mudah menjalani hidup dan menyederhanakan berbagai permasalahan di dalamnya. 

Karena orang yang berpendidikan itu “berbeda”, baik dalam komunikasinya, pola pikirnya, cara kerjanya, cara menjalankan bisnisnya, menangani permasalahan, dan lain sebagainya. 
 
Kuliah bukan semata untuk bekerja. Kuliah juga bukan untuk mencari dan menemukan pekerjaan. Tapi untuk bekal menjalani hidup. Seumur hidup!!

Kalau kamu ingin mencari pekerjaan, kamu cukup mengunjungi situs portal lowongan kerja. Namun, jika mencari ilmu yang mungkin akan dibutuhkan di masa depan, maka lanjutkan kuliahmu, lanjutkan pendidikanmu. Sebab kuliah bukan tentang kerjaan yang akan kamu dapat, gaji yang akan kamu terima. Kuliah adalah tentang menimba ilmu.

Mungkin, ketika kuliah kita belajar ini itu tetapi tak pernah benar-benar terpakai saat kerja atau sekarang ini. Namun, cara berpikir yang terasah lewat tugas-tugas di masa kuliah, presentasi dan diskusi, skripsi yang melelahkan, tugas akhir yang menguras jiwa raga, dan bagaimana kamu berusaha menopang diri dalam berbagai tekanan selama kuliah, itu semua penting! 

Aku tekankan lagi di sini, kita sebagai perempuan justru harus berpendidikan karena madrasah pertama buat anak-anak kita adalah perempuan. Gak semua anak mendapatkan pengasuhan dan pembelajaran dari seorang ibu yang sarjana. Maka menjadi perempuan harus cerdas sebab generasi hebat lahir dari rahim seorang perempuan yang cerdas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hitam Putih Zaman Putih Abu-abu

Rahasia Ketenangan Hati

Beautiful in White