Rahasia Ketenangan Hati

Gambar
Dirinya dikelilingi cinta, pasangan, sahabat, kerabat, keluarga. Takkan ada satu malam pun ia merasa sendiri, sejuta kasih sayang dan perhatian yang ia miliki. Betapa beruntungnya, ia pasti bahagia. Dirinya dititipi kegelimangan harta, apapun yang diinginkannya, amat mudah menjadi miliknya. Betapa beruntung, ia pasti bahagia. Dirinya bertubuh cantik, sehat bugar nan idaman, pasti nyaman sekali menjalani hari tanpa keluhan, betapa beruntung, ia pasti bahagia. Dirinya memiliki segudang prestasi, belajar yang bagus, akademis yang bagus, satu persatu seluruh mimpinya ia capai, karirnya begitu sempurna hingga ia begitu dihormati betapa beruntung, ia pasti bahagia. Dahulu aku bermimpi untuk memiliki itu semua. Hal-hal yang kelihatannya membuatku bahagia tapi hari demi hari, aku mempelajari; Mengenal manisnya cinta mesti sepaket pula dengan pahitnya patah hati. Mengenal keberlimpahan mesti sepaket pula ketika saatnya Allah sedikitkan. Mengenal nyamannya sehat mesti sepaket pula ketika saatnya...

Jangan Suka Bertanya Privasi Orang



Gak semua orang suka ditanya

"Sudah lulus?" 
"Kapan lulus?" 
"Kerja dimana?" 
"Gajinya berapa?"
"Sudah nikah?" 
"Kapan nikah?" 
"Berapa usiamu?" 
"Kapan punya anak?"

Hargailah privasi orang karena gak semua orang suka ditanya seperti itu. Gak bisakah pertanyaanmu diganti dengan bertanya tentang kabarnya, kesulitannya, meski kamu gak bisa membantu dia secara materi, setidaknya berilah ia semangat, dukungan, kekuatan moral atau cukup sekedar menjadi pendengar yang baik untuk dia.

Apalagi mengungkit masa lalu orang lain itu menyakitkan. Sebab gak semua orang atau temanmu yang saat ini adalah orang-orang yang langsung baik sejak dulu. Ada yang mungkin tengah berjuang menutupi kesalahannya di masa lalu. Maka, jangan cari tau apa yang seharusnya gak perlu kamu ketahui.

Karena orang baik itu gak kepo dengan hidup orang lain ataupun masa lalu orang lain, apalagi kesalahannya. Hargai privasi orang atau perjuangan temanmu yang tengah sekuat tenaga menghapus jejak buruknya. Karena mungkin di balik semangatnya, setiap sendirian ia menangis menyesali dosanya.

Dan salah satu cara menghormati orang adalah dengan tidak menanyakan hal-hal privasi atau berusaha mencari tau masa lalunya. Sebagaimana kamu gak ingin orang lain tau tentang keburukan yang pernah kamu lakukan. Namun jika tanpa sengaja kamu tau cerita kelamnya, tutup sampai di dirimu. Cukup! Gausah jadi lambe turah!

Gak perlu saling adu bersihnya diri, ataupun merasa paling baik hingga merasa pantas membicarakan privasi orang atau keburukan orang, karena kamu pun gak punya jaminan lepas dari kesalahan. Sebab setiap orang itu punya tiga masa, yaitu masa yang saat ini yang ia jalani, masa lalu pahit yang ingin ia tutupi dan masa kebahagiaan yang ingin ia gapai. Maka yang terbaik adalah sikap saling menjaga dan menyemangati dalam kebaikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hitam Putih Zaman Putih Abu-abu

Rahasia Ketenangan Hati

Beautiful in White