Rahasia Ketenangan Hati

Gambar
Dirinya dikelilingi cinta, pasangan, sahabat, kerabat, keluarga. Takkan ada satu malam pun ia merasa sendiri, sejuta kasih sayang dan perhatian yang ia miliki. Betapa beruntungnya, ia pasti bahagia. Dirinya dititipi kegelimangan harta, apapun yang diinginkannya, amat mudah menjadi miliknya. Betapa beruntung, ia pasti bahagia. Dirinya bertubuh cantik, sehat bugar nan idaman, pasti nyaman sekali menjalani hari tanpa keluhan, betapa beruntung, ia pasti bahagia. Dirinya memiliki segudang prestasi, belajar yang bagus, akademis yang bagus, satu persatu seluruh mimpinya ia capai, karirnya begitu sempurna hingga ia begitu dihormati betapa beruntung, ia pasti bahagia. Dahulu aku bermimpi untuk memiliki itu semua. Hal-hal yang kelihatannya membuatku bahagia tapi hari demi hari, aku mempelajari; Mengenal manisnya cinta mesti sepaket pula dengan pahitnya patah hati. Mengenal keberlimpahan mesti sepaket pula ketika saatnya Allah sedikitkan. Mengenal nyamannya sehat mesti sepaket pula ketika saatnya...

My Journey



"Banyak orang bertitel tanpa kualitas dan banyak orang berkualitas tanpa titel" (KH. Hasan Abdullah Sahal)

Sebagaimana kata beliau, "bukan titel tapi karya, bukan gelar tapi manfaat apa yang bisa kita berikan untuk semesta, campakkan kertas ijazahmu kalo hanya menjadi penyakit cari kerja"

Jadi teringat bagaimana perjuanganku untuk mencapai Tugas Akhir Semester kemarin, rasanya nangis-nangis ngerjain robot ga kelar-kelar, jujur pas semester tiga rasanya aku pengen DO (Drop Out) dari kampus, pengen pindah jurusan, sebab aku ngerasa ini kampus serasa lembah gersang bagiku. Aku kuliah di Teknik Mekatronika (robotika), padahal peran hidup yang aku inginkan sebenernya adalah seni tapi bukan seni robotika, bisa gila hahaha.... Tapi, aku tetap berbaik sangka kepada Allah, bersyukur pada semua skenario yang sudah Allah tetapkan dalam hidupku, menerima kejadian yang sudah terjadi, dan terus berusaha mengejar mimpi dan cita-cita hingga saat ini. Ga ada penyesalan apapun! 

Mungkin di mekatronika ini, aku termasuk orang yang gagal (gagal dalam arti aku yang terlambat banget dari temen-temen aku), aku pernah merasa minder, ga percaya diri, dan lagi-lagi Allah menolongku, mempertemukanku dengan orang-orang pilihan-Nya, aku ingat betul nasihat beliau, katanya: “kamu harus menjadi orang yang percaya diri, kamu harus kuat, orang yang minder berarti ga bersyukur dengan potensi yang diberikan oleh Allah. Orang yang minder ga mungkin bisa berhasil karena keyakinan dia kepada Allah yang kurang.”

Mungkin kalo aku diberi kesempatan pilihan kuliah, aku pengen mendalami animasi tapi sudah males mikir yang rumit-rumit lagi (-__-)". Saat ini syukuri dan kerjakan yang ada aja dulu, lanjutin kuliah sampai selesai.

Buat temen-temen biar ga salah pilih, pertama kenali diri, agar mengetahui apa yang harus kita jalani, agar kita berhasrat untuk melakukannya. Aku percaya setiap orang mempunyai potensi diri. Jadi kenali potensi itu, temukan dan kembangkan menjadi DNA kesuksesan kita di masa depan. Seperti kata orang bijak, kalo kita bisa sukses sejak muda, kenapa harus menunggu saat tua?

Dan untuk temen-temen yang ga bisa sampe graduate karena suatu alasan, jangan menyerah, hapus kata kegagalan, karena ketika tujuan sudah ditetapkan maka ga ada kegagalan, yang ada adalah kita berhenti bergerak karena keyakinan kita pudar. Sebelum bergerak, mari kita bangun perasaan positif kepada Allah, hadirkan keridhoanNya dalam hati atas segala apa yang sudah terjadi dan menerima apa yang sudah terjadi. Selamat berkarya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hitam Putih Zaman Putih Abu-abu

Rahasia Ketenangan Hati

Beautiful in White